MAWARILAH AKU
Mawarilah aku,bisik langit
Yang kerontang sambil meletakkan
Lengannya yang panjang di bumi
Sebagai sungai
Mawarilah aku,bisik bumi
Bersandarlah langit dan bumi
Senja hari,saling merebahkan kelelahan
Didada,yang berdetak bagi kehidupan
Mawarilah aku,bisik langit
Senja itu banyak cerita yang terkisah
Bagai helaian mawar yang berlepasan
Mencium langit buminya,menemui pembaringan
Mawarilah aku,bisik bumi
Maka langit senja membungkuk
Meremas jari bumi yang meruncing
Menggamit pundak bumi yang ramping
Mawarilah aku,bisik langit
Sambil menjamah pinggang bumi
Yang keramat,menggandengnya
Pulang berpaut rindu
Mawarilah aku,bisik keduanya
Lalu angin menebalkan selimut rindu
Yang baka,langit di luar merah kesuma
Bumi di dada berhati jantung