MERAH JAMBU SELENDANG IBU
By atikswb
Dalam merah jambu selendangku,menarilah tangis,tawa dan pulas anaku kunobatkan tunas hidupku sebagai mutiara dalamĀ lengan-pundakku telah kusiapkan hijau halaman rindang di sepanjang dada sebagai taman maina juga buku yang akan mengatrakan dirinya menjadi berkah tanah air serta udara.di setiap detik akupun menjelma udara berayun dalam tarikan nafasnya akupun menjelma air larut diantara air mata dan keringatnya akupun menjelma tanah menopang seluruh jejaknya menuju puncak bukit berawan cukup dengan sebaris doa semoga ia menjadi cahaya tak perlu resah hangus atau cerlangnya tunasku di pinggang panggung alam raya ini ia tentu menjadi ! pada simpul merah jambu selendangku ku selipkan kidung yang melenting-lenting di antara riuh dan sunyi kisah kembara manusia akupun ingin menjadi nyanyian dan bila tubuh kami adalah nyanyian ia menjelma suara aku menjelma udara yang mengantarnya ke bukit-bukit jauh lalu kita menjelma gema abadi memburu tujuh lapis sunyi cukup beserta selendang merah jambu masa kecilnya senantiasa kugendong dan ku timang hingga uban melebatinya kubuatkan sarapan kubisikan salam kutatah petuah kusisihkan kerikil juga batu di sepanjang trotoar dan gang yang dilewatinya agar aku benar-benar sempurna untuk menjadi seorang ibu
Tulisan ini dikirim pada pada Juni 15, 2008 5:16 am dan di isikan dibawah 1. Anda dapat meneruskan melihat respon dari tulisan ini melalui RSS 2.0 feed.
Anda dapat merespon, or trackback dari website anda.