HK-News

By atikswb

NBF HONG KONG SUMBANG KORBAN BANJIR DI PONOROGO

CAMAT SIMAN BERTERIMA KASIH

Bencana banjir yang melanda berbagai tempat di wilayah indonesia beberapa waktu lalu tidak saja menjadi keprihatinan dan duka warga indonesia yang berada di tanah air.Bencana yang menelan puluhan korban jiwa dan banyak harta benda itu ternyata juga menjadi keprihatinan para buruh migran indonesia (BMI) yang bekerja di HONGKONG.

Sebuah organisasi BMI HongKong bernama Nongkrong Bareng Fans (NBF) menyerahkan sumbangan kepada korban banjir di wilayah kabupaten ponorogo,Jawa Timur.sumbangan diberikan dalam bentuk barang(sesuai saran pihak Satkorlak),berupa buku tulis,pena,dan tas bagi anak-anak sekolah yang tempat tinggal dan sekolahnya terendam air ketika banjir melanda.

Secara simbolis,sumbangan untuk korban banjir diserahkan kepada Kades Demangan dan Jabon oleh dua orang BMI Hong Kong,Didik prasetyo dan Tania Roos,rabu (16/01).Kedua desa berada di kecamatan Siman,kabupaten Ponorogo.serah terima yang berlangsung di kediaman kades dua desa tersebut disaksikan oleh Camat Siman Didik Setiawan dan beberapa mantan BMI Hong Kong dan BMI Hong Kong yang sedang cuti.

Tania Roos BMI Hong Kong asal kabupaten malang,mengatakan bahwa ia baru pulang untuk seterusnya ke tanah air pada 25 Desember 2007 lalu dan di titipi uang sumbangan oleh NBFuntuk disalurkan kepada korban banjir di indonesia

Sumbangan begini memang sudah menjadi salah satu program NBF.sebelumnya NBF juga sudah memberikan sumbangan kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah,antara lain,di Ponorogo,korban Lapindo,korban penyakit misterius di Magelang,dan korban tanah longsor di Jember.

Ya,tiap ada bencana walaupun sedikit,teman-teman NBF merespon ikut berempati kepada saudara-saudara yang kurang beruntung”ungkap Tania Roos yang juga anggota NBF.lebih lanjut Tania Roos menjelaska,pemilihan lokasi dan bentuk sumbangan untuk para korban banjir tersebut ditetapkan setelah dirinya berkonsultasi dan berkoordinasi dengan satkorlak bencana banjir Kabupaten Ponorogo,beberapa elemen pemerintah dan masyarakat Ponorogo serta ketua NBF Esti Rahayu.

Hal senada juga di ungkapkan Esti Rahayu di Hong Kong via telepon kepada media ini.BMI Hong Kong asal ngawi Jawa Timur tersubut juga mengatakan “sumbangan untuk korban banjir tersebut tidak hanya dari para anggota NBF.sumbangan itu juga di berikan oleh teman-temanBMI yang bukan anggota NBF.disini NBF mencari sumbangan.jadi NBF yang meng koordinasikan sumbangan itu”.

sementara itu atas nama korban banjir di Desa Demangan dan Desa Jabon,Kecamatan Siman,Kabupaten Ponorogo,Camat Siman Didik Setiawan mengungkapkan rasa terima kasih yang dalam atas kepedulian para BMI di Hong Kong”Bantuan yang Anda brikan ini akan sangat membantu anak-anak sekolah disini untuk memperlancar proses pendidikan mereka”,kata Didik Setiawan.

NBF adalah satu dari sekian banyaknya organisasi BMI di Hong Kong.organisasi ini berdiri sejak januari 2006 didirikan oleh sekelompok BMI Hong Kong yang sama-sama menjadi pendengar Radio Nongkrong Bareng di Hong Kong.Radio ini disiarkan oleh Sam Jauhari sejak januari 2005.

“Intinya,NBF itu berdiri karena mencari kegiatan supaya tema-teman itu nggak keluyuran.pokoknya berkegiatan yang positiplah.Bidang kegiatan NBF adalah sosial-budaya dan setiap akhir pekan mengadakan acara religi.Biasanya pengajian dan mendatangakan ustad dari indonesia”terang Tania Roos.

Selain NBF,beberapa organisasi lain di Hong Kong juga memberikan sumbangan kepada korban bencana banjir di tanah air.

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.